Artis Fiersa Besari dan 1.906 Pendaki di Blacklist dari Gunung Rinjani



Artis Fiersa Besari dan 1.906 Pendaki di Blacklist dari Gunung Rinjani- Badan Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mencatat sebanyak 1.906 pendaki yang melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian, salah satunya pemusik Fiersa Besari. 

"Sebanyak 1.906 pendaki kita blacklist baik itu lokal maupun domestik, salah satunya artis Fiersa Besari. Mereka melebihi kuota batas waktu yang telah ditetapkan," kata Kepala Seksi Wilayah I BTNGR, Teguh Rianto kepada wartawan, Selasa, (3/11/2020).

Teguh menjelaskan, diblacklistnya Fiersa Besari lantaran ada yang janggal dalam proses check in dan check outnya. Diduga yang bersangkutan membeli dua tiket pendakian dengan durasi pendakian selama 4 hari.

Menurut Teguh, jika Fiersa Besari membeli dua tiket, seharusnya yang bersangkutan di hari kedua sudah turun check out terlebih dulu. Baru setelah itu, yang bersangkutan bisa check in lagi.

"Tapi ini tidak, di hari ketiga dia check in padahal masih di atas. Baru kemudian di hari keempat dia check out," katanya.

Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @FiersaBesari meminta maaf kepada para penggiat alam dan pihak TNGR, “Saya meminta maaf kepada kawan-kawan semua karena telah mencontohkan yang tidak baik. Saya juga meminta maaf kepada pihak TNGR karena telah melanggar peraturan”. Punkas Fiersa Besari

Sementara yang lainnya, ada yang tidak chek out keluar secara diam-diam tidak melapor ke pos penjagaan. Terhadap pelanggaran ini, Fiersa Besari masuk daftar blacklist bersama 1.906 pendakiainnya.

Kendati sudah memblacklist ribuan pendaki, ada 11 orang yang telah dibuka blokir blacklistnya. Dibukanya blokiran itu lantaran 11 pendaki tersebut telah memberikan konfirmasi terhadap TNGR.

Teguh mengungkapkan, bagi pendaki yang belum dibuka blacklisnya masih diberikan kesempatan datang ke TNGR untuk melakukan konfirmasi. 

"Masih kita berikan waktu untuk konfirmasi dengan alasan yang jelas. Jika sakit saat mendaki bisa menyertakan surat keterangan sakit dari Puskesmas terdekat dan dibawa ke TNGR," ungkapnya.

Badan Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mencatat sebanyak 3.799 pendaki yang sudah menjajal keindahan Rinjani sejak dibuka Agustus lalu di tengah pandemi Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.740 pendaki lokal, sisanya merupakan pendaki domestik dan mancanegara.

Terpisah Sekretaris Dinas Pariwisata NTB Lalu Hasbulwadi mendukung upaya yang dilakukan TNGR. Menurutnya, upaya ini merupakan salah satu langkah agar ada efek jera bagi pendaki yang melanggar SOP yang sudah ditentukan.

"Pada prinsipnya kami mendukung langkah-langkah yang dilakukan TNGR dengan catatan perlu diberikan sosialisasi yang masif agar tidak ada yang melanggar lagi," ujarnya.

Hasbulwadi mengatakan, pemberian informasi dan sosialisasi secara inten diharapkan para pendaki tidak mengartikan negatif SOP yang sudah ditentukan. Namun, harapannya para pendaki lebih paham terkait SOP tersebut.

"SOP itu kan kita buat dari awal, karena SOP itu juga langkah kita mendukung Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di kawasan wisata," tutupnya.

sumber: https://rri.co.id/


0 Response to "Artis Fiersa Besari dan 1.906 Pendaki di Blacklist dari Gunung Rinjani"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel