Hutan Pinus Pengger Dlingo, Wisata Instagramabel di Tengah Pandemi



Hutan Pinus Pengger Dlingo, Wisata Instagramabel di Tengah Pandemi – DI tengah pandemi seperti ini, banyak wisata-wisata yang masih tidak menerima pengunjung, dan hanya sedikit membuka tempat wisatanya. Namun, di antara yang sedikit tadi ada satu wisata yang sangat instagramabel di tengah pandemi seperti ini, yaitu Hutan Pinus Pengger Dlingo.

Wisata Instagramabel di tengah Pandemi


Di tengah kebosanan yang tengah dirasakan masyarakat, saatnya kembali ke alam setelah sekian lama lebih banyak berkegiatan di dalam ruangan. Alam memang selalu memberikan citarasa tersendiri bagi para penikmatnya. Dan Hutan Pinus Pengger Dlingo lah satu di antara destinasi-destinasi alam yang cukup memberikan nuansa baru di tengah pandemi seperti ini.

Di balik Hutan Pinus Pengger Dlingo ada satu nama yang tak boleh dilupakan, yaitu Kota Yogyakarta. Yogyakarta memang selalu menjadi kota langganan berlibur, baik wisatawan lokal maupun mancangara. Hal itu didukung dengan jajanan murahnya, warganya yang santun, terlebih tempat wisatanya yang tidak pernah bosan untuk balik berlibur ke sana.

Lokasi Wisata Hutan Pinus Pengger Dlingo


Hutan Pinus Pengger Dlingo sendiri masuk ke dalam kawasan Resor Pemangku Hutan (RPH) Mangunan. Daerah Hutan Pinus ini berbatasan dengan Kecamatan Pathuk Gunung Kidul. Tepatnya di Dusun Sendangsari Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Adapun jarak dari pusat Kota Yogyakarta tidak terlalu jauh, dengan estimasi perjalanan sekitar 1 jam perjalanan dengan jarak sekitar 24 km.  Rute perjalanan dari kota Jogja, para pengunjung bisa melalui jalan menuju Wonosari untuk menuju ke Bukit Bintang.



Setibanya di perempatan Koramil Pathuk, para pengunjung bisa melaju kendaraannya ke Dlingo dengan jarak tempuh sekitar 4,5 km. Ikuti jalan itu terus hingga sampai lokasi Hutan Pinus Pengger Dlingo. Kalau sudah sampai lokasi, para pengunjung akan disambut dengan pemandang Hutan Pinus Pengger di sepanjang jalan. 

Jam Buka Wisata Hutan Pinus Pengger Dlingo


Untuk jam aktif wisata Hutan Pinus Pengger Dlingo Bantul adalah dari pukul 05.30 – 00.00 WIB. Dengan jam aktif tersebut, para pengunjung bisa menikmati keindagan lampu kota Jogja di malam hari. Hal ini menambah wisata ini sangat instagrambel.

Biaya Parkir dan Kegiatan Lainnya di Hutan Pinus Pengger Dlingo


Harga tiket yang diberikan pun tidak mahal, hanya Rp. 2.000 per orang. Sedangkan biaya parkir pun sangat minimalis banget. Untuk pengendara motor hanya dibebani biaya parkir sebesar Rp. 2.000/moor. Adapun pengendara mobil hanya Rp. 5000/mobil. Kalau ada yang berlibur dengan menggunakan bus, biaya parkir bus sebesar rp. 20.000/bus.

Menariknya, biaya spot foto selfie cukup membayar uang seikhlasnya guna pengelolaan wisata Hutan Pinus Pengger Dlingo ini. Adapun untuk kegiataan lainnya, ada biaya sendiri. Seperti jelajah alam, sepeda hutan dan sebagainya.



Biaya Berkegiatan di Hutan Pinus Pengger Dlingo


- Jelajah Alam : Rp. 10.000/orang
- Sepeda hutan : Rp. 10.000/orang
- Hammock : Rp. 10.000/orang
- Panjat Tebing : Rp. 15.000/orang
- Flying Fox : Rp. 15.000/orang
- Camping Ground : Rp. 15.000/orang/hari
- Warung : Rp. 100.000/bulan
- Foto Session dan Prewedding : Rp. 200.000/kegiatan
- Tempat Kegiatan non-panggung : Rp. 200.000/kegiatan
- Video Clip : Rp. 250.000/kegiatan
- Film Komersil : Rp. 1000.000/hari
- Sewa Panggung Sekolah Hutan Non komersial : Rp. 1.000.000/kegiatan
- Sewa Panggung Sekolah Hutan Komersial Rp. 3.000.000/kegiatan

Kondisi dan Fasilitas Spot Foto Instagramabel di Wisata Hutan Pinus Pengger Dlingo 


Udara di wisata ini masih sangat asri ditemani dengan susunan pohon pinus yang eksotis. Hal ini membuat para pengunjung merasa nyaman dengan kondisi wisata Hutan Pinus Pengger Dlingo, belum lagi fasilitas yang diberikan sudah lengkap guna menunjang rekreasi para pengunjung.

Ciri khas wisata ini adanya spot-spot foto yang instagramabel guna memenuhi feed instagram para pengunjung, misal saja Tangan Raksasa, Rumah Pohon, Jembatan Kayu, dan Rumah Piramid ala Indian yang unik sekali.



Namun yang harus diperhatikan adalah, ketika teman-teman ingin berlibur di Wisata Hutan Pinus Pengger Dlingo, teman-teman harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang diberikan oleh pemerintah. Aslinya hal ini tidak hanya di wisata Hutan Pinus ini, di semua tempat wisata teman-teman harus memperhatikan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan demi memutus tali penyebaran Covid-19 yang masih terus bertambah.

0 Response to "Hutan Pinus Pengger Dlingo, Wisata Instagramabel di Tengah Pandemi"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel