Hal-Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Mendaki Gunung

Halo sahabat kelana, ada secercah pepatah berkata demikian, “Dengan Gagal Mempersiapkan, Anda Sedang Bersiap Untuk Gagal”. Kata-kata ini sangat mendalam maknanya untuk orang yang suka melakukan perjalanan. Karena setiap perjalanan harus dimulai dengan persiapan. Itu semua untuk mengurasi resiko yang akan didapatkan bagi orang tersebut.

Begitulah dalam mendaki gunung. Mendaki gunung bukan hal yang remeh, apalagi kita akan hidup di dalam hutan tanpa ada signal untuk berkomunikasi dengan orang perkotaan. Karenanya persiapan untuk mendaki gunung juga harus diperhatikan, jangan asal berangkat.

Beberapa Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Mendaki Gunung:

1. Uang

Mengapa kami memulai persiapan pertama adalah uang, karena banyak orang hanya ingin mendaki namun ia tidak mempersiapkan uang yang harus ia butuhkan selama pendakian gunung tersebut. Kalaulah demikian, itu hanyalah angan belaka. Terkadang untuk mencapai hobi kita-pun harus diperjuangkan, bukan hanya soal cinta yang harus diperjuangkan hehe.. 

Seandainya diri kita tidak punya uang, ya nabung dari sekarang. Kita siapkan berapa estimasi biaya yang akan ditempuh untuk merealisasikan keinginan kita. Kalau kata bang Dzawin, “Hal pertama yang harus dipersiapkan oleh traveler itu ya uang. Dengan demikian, jangan berharap bisa traveler kalau anda tidak punya uang”.

2. Fisik dan Stamina

Persiapan selanjutnya adalah fisik dan stamina. Mengapa demikian, karena banyak di antara pendaki melakukan pendakian tanpa ada persiapan fisik sebelumnya, akhirnya ketika berkontalkfisik dengan alam bebas pendaki tersebut nge-drop, alias tidak bisa melanjutkan pendakiannya. Beda, kalau orang yang sudah terbiasa berolahraga setiap harinya, kalau seperti itu diajak sewaktu-waktu baru bisa.



Ini bukan persoalan yang remeh ya teman-teman. Setidaknya 2 minggu sebelum ekspedisi, teman-teman semua sudah mempersiapkan fisik dan tenaga, bisa dengan joging, naik turun tangga, dan lainnya yang teman-teman sukai. Kuatintasi olahraga pun harus diperhatikan, kalau gunung yang ingin didaki memiliki ketinggian 3.000 mdpl berati persiapannya harus lebih lama dari melakukan pendakian dengan ketinggian gunung 2.000 mdpl saja. Kemudian, kaetika hari H tiba dan kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk melakukan pendakian, ya jangan memaksa untuk berangkat.


3. Melakukan Riset Gunung

Jika teman-teman masih berkeyakinan untuk tidak me-riset gunung yang hendak didaki. Yang penting berangkat, maka teman-teman harus ubah keyakian tersebut. Soalnya melakukan riset gunung mempengaruhi eksistensi persiapan. Mulai dari berapa biaya yang dibutuhkan, bekal makanan yang harus dibawa, hingga persiapan fisik.

https://www.sahabatkelana.com/

Setidaknya teman-teman mengerti kondisi gunung secara jelas dan terperinci. Mulai dari alur trek yang akan dilewati, cuaca gunung saat itu, apakah sepanjang perjalanan ada mata air yang bisa digunakan untuk minum. Semakin banyak informasi yang teman-teman dapatkan, maka hal itu akan semakin memaksimalkan persiapan yang ada.

4. Persiapkan Alat Pendakian

Teman-teman ketika memilih alat-alat pendakian, diharuskan sangat teliti dan alat-alat pendakian tersebut safety. Karena ketika barang bawaan kita safety, kita akan merasa aman dan nyaman saat melakukan pendakian. Karena cuaca gunung bisa sewaktu-waktu berubah. Kalau perkiraan teman-teman cuaca gunung saat itu panas dan tidak memungkinkan untuk hujan, kemudian memilih peralatan pendakian yang tidak standard safety, dengan menggunakan jaket hoody biasa, tidak membawa sleeping bag, memakai tenda dengan single layer, maka hal itu sangatlah fatal.

https://www.sahabatkelana.com/

Seharusnya alat-alat pendakian harus benar-benar diperhatikan oleh teman-teman pecinta alam. Bukan hanya untuk pendaki pemula saja, namuan pendaki senior pun harus sangat memperhatikan hal ini. Ketika alat-alat pendakian teman-teman tidak lengkap, lebih baik teman-teman mengurungkan niat untuk mendaki gunung saat itu.

5. Perhitungkan Logisitik Secara Tepat

Seorang pendaki tentu tidak menginginkan yang namanya kelaparan saat di gunung. Apalagi belum waktunya turun, logistik yang dibawa suda habis. Inilah kesalahan pendaki dalam management logistik, tidak tau kebutuhan logistik yang ia butuhkan selama di gunung. Ini termasuk persiapan yang harus ditunaikan oleh setiap person pendaki. Sangat tidak profesional kalaulah masih kekurangan logistik di gunung.

persiapan sebelum mendaki

Untuk masalah logistik, lebih baik kelebihan daripada kekurangan di gunung. Ini harus diperhatikan oleh setiap pendaki. Sebaiknya dibagi job untuk permasalahan logistik di tim pendakian teman-teman semua. Agar sekiranya ada yang tanggung jawa soal hal ini.

6. Jangan Mendaki Sendirian

Meski banyak di era sekarang yang melakukan pendakian dengan solo, alias sendirian. Namun, untuk teman-teman yang masih ragu untuk mendaki dengan sendirian, disarankan jangan memulai terlebih dulu. Ajaklah minimal satu atau dua orang untuk membersamai pendakian gunung teman-teman semua. Memiliki teman saat mendaki akan sangat membatu kita kalau kita memerlukan bantuan, kan kalau sama teman sendiri lebih enak diminta bantuan ketimbang harus minta bantuan orang lain yang belum kita kenal sendirian.

https://www.sahabatkelana.com/

7. Sadar Diri

Sangat aneh bukan, persiapan sebelum pendakian adalah sadar diri. Yaaa, maksud dari sadar diri di sini sangat berkaitan dengan persiapan di poin kedua yaitu masalah fisik. Kalau poin ini lebih dikhususkan ketika sudah melakukan pendakian. Kalau saja fisik tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan, lebih baik sampai di jalur teman-teman semua berhenti. Dirikan tenda, istirahat yang banyak. Puncak itu hanyalah bonus semata, bukan semua aib kalau seorang pendaki tidak mencapai puncak gunung. Ketika itu pula, kita akan sadar akan sahabat sejati, yang rela kehilangan puncak demi sebuah persahabatan.

8. Lakukanlah Pendakian Secara Bertahap

Kemudian persiapan yang terakhir adalah lakukan pendakian secara bertahap. Ini berlaku bagi para pendaki pemula. Memang benar tidak ada gunung pemula, karena semua pendaki akan menjadi pemula saat mendaki gunung yang belum pernah didaki sebelumnya. Disarankan orang yang baru mulai hobi dengan mendaki, mendakilah bersama orang yang pernah mendaki gunung tersebut. Jangan malah mendaki sendirian, atau mendaki sama orang yang baru-baru mendaki. Ini akan sangat beresiko.

https://www.sahabatkelana.com/

Lalu untuk pendaki pemula, lebih baik memulai pendakian dengan gunung yang masih tergolong rendah, atau bisa dibilang bukit-bukit. Jangan langsung melakukan pendakian dengan ketinggian gunung di atas 3.000, karena semua itu butuh proses. Tubuh kita pasti akan kaget ketika sebelumnya belum pernah melakukan pendakian. Di mana mata kira akan sedikit tidur, kaki kita akan lebih banyak bergerak, tangan kita akan lebih banyak membantu.

0 Response to "Hal-Hal Yang Harus Disiapkan Sebelum Mendaki Gunung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel